Studi kasus pembuatan software

June 20, 2007 by azispp

Suatu perusahaan software developer bernama PT Matahari bergerak dibidang software untuk POS (Point of Sale) yang digunakan di Toko-toko dan supermarket untuk transaksi dengan para pembeli dan juga untuk manajemen keluar masuk barang, dan pelaporannya. Sebuah supermarket PANAMA menginginkan komputerisasi di bisnis retail yang dijalankannya dengan memesan software tersebut ke PT Matahari. PT Matahari menawarkan software yang sudah dibuatnya dan banyak dipakai di beberapa supermarket dan mendemokan software tersebut pada pihak customer supermarket PANAMA. Ternyata ada beberapa system atau fitur yang tidak ada seperti yang diharapkan oleh customer dan fitur tersebut sangat diperlukan dalam operasi bisnis di supermarket PANAMA. Salah satunya adalah fitur diskon pembelian. PT Matahari menggunakan persentase dalam system diskon pembelian. Dari pihak supermarket PANAMA menggunakan system rupiah dalam sistem diskon pembelian karena pemberian diskon hanya diberikan pada pembeli-pembeli tertentu yang memenuhi syarat dan pertimbangan manajemen. Supermarket panama juga menginginkan ada sistem pelaporan berupa grafik sehingga mudah dalam mengambil keputusan bisnis selanjutnya. Pihak customer menginginkan pelaporan harus sistematis, menarik, dan mudah untuk diambil kesimpulan.

Dari permasalahan tersebut diatas, perlunya requirement elicitation untuk mengindentifikasi kebutuhan costumer. Untuk mengubah fitur diskon pembelian dari sistem persen ke rupiah mungkin sudah jelas, dan terdefinisi dengan baik, dan relative mudah untuk dimengerti oleh pihak software developer. Namun untuk fitur pelaporan yang menarik, sistematis dan mudah untuk diambil kesimpulan merupakan permasalahan cenderung abstrak. Dan ini mungkin pekerjaan ini memerlukan beberapa kali revisi karena tidak sesuai dengan kebutuhan customer. Solusi untuk masalah ini sebaiknya pihak developer mencari aspek-aspek apa saja yang diinginkan dalam sistem pelaporan dan manajemen bisnis retail dan mendefinisikannya dalam requirement specification untuk ditetapkan sebagai acuan pembuatan software yang bisa dipahami oleh kedua belah pihak. Requirement specification ini digunakan sebagai batasan pekerjaan yang harus dikerjakan oleh software developer, sehingga ketika tahap testing, customer tidak lagi menuntut jika customer ternyata masih merasa ada requirement yang terlupakan pada software tersebut. Permintaan agar software tersebut menarik dan mudah dipahami sebaiknya developer mendesain GUInya terlebih dahulu sebelum memulai coding. Jika GUI sudah disetujui maka akan digunakan sebagai acuan untuk proyek pembuatan software. Namun sebaiknya pihak developer masih tetap fleksibel untuk melayani jika customer meminta perubahan pada desain atau requirement specification yang sudah ditetapkan bersama dengan pertimbangan tertentu misalnya, pihak customer harus mengganti biaya revisi.

Indonesia Wireless

June 5, 2007 by azispp

Welcome to WordPress.com. ICT diindonesia harus segera dikembangkan, karena ini memungkinkan masyarakat indonesia semakin produktif dan mendapatkan informasi sangat luas. pada artikel ini, saya membahas sedikit pemikiran saya tentang jaringan. saat ini masyarakat indoenesia dalam mengakses internet masih kurang leluasa. wireless communication semakin marak. kita bisa berkomunikasi dengan telepon lewat HP dimana saja dan kapan saja selama masih dalam jangkauan operator seluler. sedangkan untuk akses internet perlu menggunakan ISP yang biasanya diinstal di rumah atau perushaan. untuk akses internet secara mobile harus menggunakan HP GSM/CDMA dengan fasilitas modem di dalamnya dengan teknologi GPRS. itupun tidak terlalu cepat. karena itu perlu dibangun infrastruktur jaringan komputer dengan mengguankan akses point yang dimodifikasi daya signalnya agar lebih kuat menjangkau area lebih luas. infrastruktur tower BTS di indonesia sudah menjamur dimana-mana, terutama di pulau jawa. infrastrukutr tower BTS inilah yang kita gunakan untuk membangun jaringan wifi. namun ini memerlukan investasi yang tidak sedikit. hanya perusahaan besar dan well established saja yang bisa merealisasikan. ini penting sekali agar arus informasi di dunia bisa merata di seluruh lapisan masyarakat. dari infrasruktur itu, kita bisa mengakses internet kecepatan tinggi seperti halnya jaringan komputer yang menggunakan akses point kecil yang ada sekarang. pemerintah sedang mengembangkan e-government, perbankan mengembangkan e-banking. sebaiknya tidak hanya itu saja, indonesia harus melangkah lebih jauh. dengan infrastruktur yang saya bahas tadi bisa dikembangkan mobile govenment (m-government), perbankan mengembagkan m-banking, dll. Sekian artikel ini saya tulis. saya mempunyai slide power point jika berminat silahkan didownload